Senin, 26 Agustus 2013

Begini Cerita Si Pemilik Burung Soal Keributan di Duren Sawit

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Lokasi keributan (Bagus/detikcom)
Jakarta - Keributan di Jalan Haji Taba, Duren Sawit, Jaktim, dipicu karena burung peliharaan. Maisaroh tak terima lingkungan rumahnya dikotori kotoran burung merpati milik Asadri (sebelumnya ditulis Asdari).

Saat dikonfirmasi, Asadri menceritakan keributan terjadi karena temannya Asmul didorong oleh anak Maisaroh bernama Agus alias Agay.

Siang tadi, Minggu (25/8/2013), Asmul menemani Asadri untuk membicarakan perselisihan karena burung peliharaan.

Asadri buru-buru pulang ke rumahnya di Jalan Haji Taba RT 05 karena mendapat SMS dari istrinya. Si istri mengadu diancam dengan senjata tajam oleh anak Maisaroh.

"Saya sampai rumah jam 3-an sama bang Asmul, belum sempat apa-apa, tiba-tiba ada yang provokasi," cerita Asadri.

Provokasi dilakukan anggota keluarga Maisaroh dengan mendorong tubuh Asmul. Akhirnya terjadi keributan.

Asmul membenarkan kedatangan anggotanya. Tapi seperti yang dimaksud Asadri, kedatangannya bermaksud mendamaikan persoalan burung peliharaan.

"Sekarang kita percayai buat proses hukum dengan buat laporan ke Polres Jaktim," ujar Asmul saat diwawancarai.

Menurut Asadri akibat keributan satu anggota FBR bernama Suryahadi megalami luka berat. "Empat orang lainnya luka ringan. 5 motor anggota kita dirusak," sebutnya.

Tidak ada komentar: